Banyak Masyarakat yang menganggap OMC adalah investasi bodong karena diduga menggunakan skema bisnis ponzi, di mana keuntungannya diambil dari uang milik pendaftar baru dari aplikasi tersebut.
Meski banyak ditentang, tidak sedikit Masyarakat yang juga tetap keukeh berinvestasi di OMC, hingga mengeluarkan modal puluhan juta rupiah. Sebab, beberapa warga di antaranya sudah menerima hadiah berupa kulkas, tv bahkan sepeda motor dari aplikasi tersebut.
Salah seorang member atau yang biasa disebut karyawan dalam bisnis tersebut, mengaku OMC banyak membantu Masyarakat bawah, meski di tengah penolakan dari sejumlah pihak.
“Alhamdulillah dengan adanya OMC banyak sangat membantu masyarakat bawah seperti saya contohnyaa, orang yang menghujat OMC itu pasti belum coba dan belum tahu keuntunganya bagaimana, jdi mereka hanya tau menghujat dan menjatuhkan OMC,” sebut salah satu member dalam postingannya.
Sementara itu, beberapa warganet menaruh curiga terhadap sistem OMC yang dinilai tidak transparan. Mereka menilai skema rating palsu, bonus lucky draw dengan syarat deposit, hingga program ‘Dana Kekayaan’ yang menjanjikan keuntungan tetap tanpa kejelasan sumber pendapatan adalah indikasi praktik investasi bodong.
“Andalannya orang OMC sejauh ini ‘tidak ada yang dirugikan malah untung’, yah iyalah kamu kan yang sudah join lama jelas sdh balik modal yang kasihan ini orang bawah nanti yang baru masuk kemudian ternyata scam, itu yang dimaksud ada yang dirugikan karena mereka masuk belum balik modal kemudian ketahuan scam, apakah kalian yang mengajak mau tanggungjawab?,” sebut pemilik akun facebook Windi Wlndri.
Berbagai pro dan kontra terkait OMC ini sejak dua pekan terakhir, ramai di jagat media sosial. Salah satu leader atau Ketua OMC Palu, Zakarias Wahyu Widodo, masih enggan memberikan keterangan terkait polemik pro dan kontra bisnis ini. Dalam pesan singkatnya, Zakarias meminta waktu untuk bisa berbicara kepada media.
“Nanti kalua sudah ‘tenang’ kami akan undang bapak wartawan,” singkat Zakarias yang diketahui juga adalah pemuka agama, dihubungi Minggu (6/7/2025).
Namun dari hasil penelusuran wawancara Zakarias yang dikutip dari salah satu stasiun televisi, menyebut, OMC memberikan pekerjaan melalui penilaian periklanan sehingga masyarakat mendapatkan uang. Masyarakat yang bergabung kata dia, mendapat penghasilan setiap hari sehingga dapat tambahan income.
“Masyarakat dapat tambahan income dan boleh hidup dengan perencaanan yang baik kearah kesejahteraan. Untuk itu kami imbau gabung Omnicom Grup, agar membuat Masyarakat menuju tujuan nasional yakni ketahanan ekonomi yang unggul dan ketangguhan menghadapi tantangan global,” sebutnya dalam wawancara pada April 2025 silam dengan salah satu stasiun tv di Kota Palu. (agg)
Editor : Agung Sumandjaya